Untuk paparan terbaik, sila layari menggunakan Mozilla Firefox, Google Chrome atau Safari

0 Positiflah

Monday, August 01, 2011



Ingat, kita insan terpilih. Tiada apa yang perlu kita sesalkan. Jangan undur nanti kita terus mundur! Jangan toleh belakang, nanti kita terus terkebelakang!

“Jika ALLAH SWT memakbulkan doamu, maka Allh meneguhkan kepercayaan mu kepadaNya”,
“Jika ALLAH SWT menangguhkan doamu, maka ALLAH menguji kesabaranmu”,
Jika ALLAH SWT TIDAK MEMAKBULKAN doamu, maka ALLAH telah merancang sesuatu yang lebih baik buatmu”.

 
Positiflah. Banyak lagi perkara manis yang Allah susun untuk kita pada masa akan datang kalau hari ini kita kuat berdepan dengan dugaan berada di jalanNya. Jangan sesekali kita lihat perjuangan tambahan ini sebagai satu bebanan. Kerana manisnya sebuah perjuangan ini hanya Allah yang tahu. Dia Maha Adil. Kalau hari ini Dia curahkan rasa penuh keletihan pada kita, insyaAllah esok lusa Dia anugerahkan kita dengan kegembiraan yang tak mampu kita ungkap dengan kata-kata.
 
 
Penghapus dosa

Menurutnya, bagi seorang yang pendosa, musibah atau sakit yang ditanggungnya merupakan salah satu jalan untuk Allah menghapuskan setiap dosa hamba-Nya. Bahkan ia seharusnya dilihat sebagai satu terapi untuk menggugurkan kesalahan dan noda pada diri anak Adam.

“Sebagai manusia biasa, sudah tentu kita tiada terlepas daripada melakukan kesalahan sama ada secara sengaja atau tidak. Sedangkan dosa itu sebenarnya menjauhkan diri kita dengan Allah. Jadi hikmah diturunkan kesakitan atau bala bencana itu adalah sebagai cara untuk Allah menghapuskan dosa kita berkenaan,” katanya.

Katanya, ia bersesuaian dengan hadis Rasulullah SAW yang bermaksud:

“Tidaklah seorang muslim tertimpa suatu penyakit dan sejenisnya melainkan Allah akan menggugurkan bersamanya dosa-dosanya seperti pohon yang menggugurkan daun-daunnya” (Hadis riwayat Bukhari dan Muslim)

“Bahkan di dalam satu lagi riwayat, Rasulullah bersabda bahawa dengan hanya tertusuk duri sekalipun, Allah bersedia untuk meninggikan darjat seseorang itu dan menghapuskan satu kesalahan dirinya.

“Jadi, jangan pandang sakit itu sebagai penderaan dan jangan pula mudah berburuk sangka kepada Allah. Bahkan sebaiknya kesakitan atau musibah itu dipandang sebagai nikmat untuk Allah membersihkan diri kita daripada segala dosa dan noda,” ujarnya.

Sakit yang meninggikan darjat

Ustaz Zaharuddin berkata, selain untuk menghapuskan dosa, kesakitan atau bala bencana yang menimpa seseorang juga merupakan jalan untuk Allah meninggikan darjat seorang hamba-Nya. Walaupun ia mungkin dilihat sebagai teruk di mata manusia, namun hikmahnya hanya Allah yang mengetahui.
 




Related Posts by Categories



0 comments

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
back to top